banner 728x250
News  

HIPPMAKOT Desak Pertamina Ungkap Penyebab Antrean Pertalite di Kendari

banner 120x600

Eksplorsultra.com – Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kota (HIPPMAKOT) Kendari menyoroti antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Organisasi tersebut meminta pemerintah, Pertamina, dan aparat penegak hukum segera mengungkap penyebab kelangkaan BBM, khususnya Pertalite.

HIPPMAKOT menilai kondisi tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat, memicu kemacetan, serta menimbulkan keresahan karena masyarakat kesulitan memperoleh bahan bakar.

banner 325x300

Ketua Umum HIPPMAKOT mengatakan masyarakat berhak mendapatkan penjelasan terbuka mengenai kondisi distribusi dan ketersediaan BBM di Kota Kendari. Menurutnya, transparansi diperlukan agar tidak muncul spekulasi di tengah masyarakat.

“Kami meminta instansi terkait menjelaskan apakah antrean terjadi akibat keterlambatan distribusi, berkurangnya stok, meningkatnya konsumsi, atau faktor lain yang mengganggu pasokan BBM,” ujarnya.

Selain meminta penjelasan, HIPPMAKOT mendesak aparat penegak hukum menyelidiki jika terdapat indikasi penyimpangan dalam tata niaga BBM. Dugaan penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi diminta diusut secara profesional sesuai ketentuan hukum.

Menurut HIPPMAKOT, apabila ditemukan oknum yang sengaja memanfaatkan kelangkaan BBM demi keuntungan pribadi atau kelompok, tindakan tersebut harus diproses secara tegas karena merugikan masyarakat.

Organisasi itu juga meminta Pemerintah Kota Kendari, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, BPH Migas, dan Pertamina memperkuat pengawasan distribusi BBM di seluruh SPBU agar penyaluran berjalan tepat sasaran.

HIPPMAKOT menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga pemerintah memberikan kepastian penyebab antrean serta langkah konkret untuk menjamin ketersediaan BBM bagi masyarakat. Jika belum ada solusi, organisasi itu mempertimbangkan menempuh audiensi maupun aksi penyampaian aspirasi.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *